Inovasi Terbaru, Kini Hyundai Hadirkan “Airbag Sunroof”

 perusahaan hyundai - sejarah hyundai - pabrik mobil hyundai di korea - mobil hyundai buatan mana - hyundai di indonesia - hyundai motor company beijing hyundai - hyundai motor company anak perusahaan - hyundai motor company genesis motors


perusahaan hyundai - sejarah hyundai - pabrik mobil hyundai di korea - mobil hyundai buatan mana - hyundai di indonesia - hyundai motor company beijing hyundai - hyundai motor company anak perusahaan - hyundai motor company genesis motors


Hyundai Hadirkan “Airbag Sunroof” –Pabrikan mobil asal Korea Selatan punya teknologi baru keselamatan kendaraan. Komponen ini diproduksi oleh sister company, Hyundai Mobis, yang berafiliasi dengan Hyundai Motor Korea Selatan, yaitu airbag sunroof.

Hyundai Mobil mengatakan, bila piranti keselamatan ini adalahyang kesatu di dunia. Teknologi ini sebagai batu loncatan untuk dapat menjadi pemimpin teknologi di pasar spareparts, mengutip NIkkei, Jumat (24/11/2017).

Sunroof sendiri adalahpanel kaca bertulang di atap mobil yang dapat dibuka, dan memungkinkan masuknya udara dan cahaya. Untuk penumpang di kursi belakang, dapat memanfaatkan sunroof untuk merasakan pemandangan langit.

Pada ketika sekarang ini, makin tidak sedikit mobil baru sudah dilengkapi dengan komponen tersebut, namun kantung udara guna melengkapi perlengkapan ini belum tersedia.

Baca Juga : Wow! Lamborghini Huracan Performante Kini Hadir di Indonesia
  • Kemampuannya
Kantung udara sunroof kepunyaan Mobis, dirancang untuk dapat mengembang paling cepat saat kendaraan tercebur dalam kecelakaan, dan menutupi atap mobil dalam masa-masa 0,08 detik. Ini menangkal penumpang terlempat dari kendaraan, dan mengurangi akibat kecelakaan pada orang-orang di dalamnya.

Saat mobil mengalami kemalangan dan membuatnya terguling atau jungkir balik, sensor di kantung udara mendeteksi angle mobil dan mengembang kantong udara untuk mengayomi penumpang. Mobis memakai 11 teknologi yang dipatenkan.

Hyundai Motor dan Kia Motors bakal menjadi pelanggan kesatu produk tersebut. Namun, Mobis menuliskan belum tahu kapan airbag sunroof bakal benar-benar dipasang di mobil yang telah diproduksi massal.

Melalui produk ini, Mobis bertujuan untuk memburu ketinggalan dengan raksasa kantong udara global laksana Autoliv of Sweden dan Toyoda Gosei dari Jepang. Pasar global guna airbag dan produk bersangkutan diduga tumbuh menjadi 1,45 triliun yen atau Rp 175 triliun pada 2025, naik selama 10 persen dari 2016, menurut keterangan dari Fuji Chimera Research Institute. Pasar airbag mempunyai potensi guna tumbuh dengan kuat, lantaran bertambahnya minat masyarakat akan ketenteraman mobil dan lingkungan.                        

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Inovasi Terbaru, Kini Hyundai Hadirkan “Airbag Sunroof”"

Posting Komentar